
Sifat-sifat Rangkaian Seri ialah sebagai berikut:
Arus yang mengalir pada masing beban ialah sama, Tegangan sumber bakal dibagi dengan jumlah tahanan seri apabila besar tahanan sama. Jumlah penurunan tegangan dalam rangkaian seri dari masing-masing tahanan seri ialah sama dengan tegangan total sumber tegangan.
Tak sedikit beban listirik yang dihubungkan dalam rangkaian seri, tahanan total rangkaian menyebabkan naiknya penurunan arus yang mengalir dalam rangkaian. Arus yang mengalir tergantung pada jumlah besar tahanan beban dalam rangkaian. Apabila salah satu beban atau bagian dari rangkaian tak terhubung alias putus, ajaran arus terhenti.
Prinsip dalam Rangkaian Seri ialah sebagai berikut:
Hambatan total ialah hasil penjumlahan tiap-tiap hambatan serinya. Kuat arus dalam tiap-tiap hambatannya masih dan besar kuat arus setiap hambatan sama dengan kuat arus totalnya, Beda potensial/tegangan tiap-tiap hambatannya tetap dan hasil penjumlahan tegangan tiap-tiap hambatannya sama dengan tegangan totalnya.
Rangkaian paralel ialah salah satu rangkaian listrik yang disusun dengan cara berderet (paralel). Lampu yang dipasang di rumah umumnya ialah rangkaian parallel. susunan paralel dalam rangkaian listriks menghabiskan anggaran yang memang tak sedikit, ini dikarenakan kabel penghubung yang diperlukan memang tak sedikit.
Tidak hanya kelemahan tersebut, susunan paralel memiliki kelebihan tertentu dibandingkan susunan seri. Adapun kelebihannya ialah apabila salah satu komponen dicabut alias rusak, maka komponen yang lain masih bermanfaat sebagaimana mestinya.
Sifat-sifat Rangkaian Paralel ialah sebagai berikut:
Tegangan pada masing-masing beban listips sama dengan tegangan sumber. Masing-masing cabang dalam rangkaian parallel ialah rangkaian individu. Arus masing-masing cabang ialah tergantung besar tahanan cabang, Sebagaian besar tahanan dirangkai dalam rangkaian parallel, tahanan total rangkaian mengecil, oleh sebab itu arus total lebih besar. (Tahanan total darirangkaian parallel ialah lebih kecil dari tahanan yang terkecil dalam rangkaian.)
Apabila terjadi salah satu cabang tahanan parallel terputus, arus bakal terputus hanya pada rangkaian tahanan tersebut. Rangkaian cabang yang lain masih bekerja tanpa terganggu oleh rangkaian cabang yang terputus tersebut.
Prinsip dalam Rangkaian Paralel ialah sebagai berikut:
Seperhambatan paralel ialah hasil penjumlahan semacamap-tiap hambatan paralelnya. Kuat arus dalam percabangannya memang berbeda2 dan perbandingan kuat arus tiap-tiap percabangan berbanding terbalik dengan perbandingan hambatan tiap-tiap percabangannya dan hasil penjumlahan kuat arus tiap-tiap percabangannya sama dengan kuat arus totalnya, Beda potensial/ tegangan tiap-tiap percabangannya masih dan besar tegangan setiap percabangan sama dengan tegangan totalnya.
Perbedaan Rangkaian seri dan paralel ialah sebagai berikut:
Rangkaian seri besar arus listiriksnya sama besar, akan tetapi besar tegangannya tak sama tergantung besar hambatan pada rangkaian tersebut.
Rangkaian paralel, besar tegangan ialah sama untuk masing hambatan yg terpasang, akan tetapi arusnya tak sama tergantung besar hambatan yg terpasang.
Rangkaian seri, total hambatan tinggal dijumlah semua, sedangkan rangkaian paralel, jumlah hambatan ialah 1/Rt = (1/R1)+(1/R2)+ ... Jumlah total hambatan pada rangkaian seri, lebih besar dari rangkaian paralel. Total daya yg diserap rangkaian seri biasanya lebih besar dibanding rangkaian paralel.
No comments:
Post a Comment